Showing posts with label Perawatan. Show all posts
Showing posts with label Perawatan. Show all posts

Tuesday, December 24, 2013

Media standard kami - cocochip dan cocopeat

Dasar penulisan artikel ini, adalah
1) Studi literatur.
2) Sharing pengalaman pribadi.

cocopeat pitcher of paradise
Cocopeat kering.

Cocopeat dan cocochip sama-sama dibuat dari sabut kelapa. Cocochip adalah sabut kelapa yang dipotong kecil-kecil sedangkan cocopeat adalah sabut kelapa yang diproses hingga menjadi serbuk.

Cocopeat dan cocochip merupakan media standard yang kami gunakan untuk membudidayakan  Kantong Semar pada kebun kami, karena mereka mempunyai properti yang memang sangat disukai oleh Kantong Semar. Menurut wikipedia, properti-properti itu adalah:
  1. Mengandung nutrisi yang minim.
  2. Tingkat keasaman yang rendah - pH 5.5-6.5.
  3. Mampu mengikat banyak air - 1 kg cocopeat bisa mengembang menjadi 15 liter cocopeat basah.
  4. Bebas bakteri dan spora jamur, karena salah satu tahap dalam memproduksi cocopeat adalah dengan memanaskan sabut kelapa.
  5. Porositas yang baik (Gembur) menjaga aliran udara ke akar tetap lancar.

soil test result
Tabel perbandingan kemampunan mengikat air dan porositas antara pasir dan cocopeat.
(Sumber)

Selain properti-porperti diatas, penggunaan cocochip dan cocopeat juga mempunyai keunggulan lain, yaitu
  1. Tingkat pembusukan yang sangat lambat dibandingkan dengan penggunaan peat moss atau lumut mati (Misalnya, Chile moss kering). Menurut Halvelcocopeat, peat moss akan membusuk total dalam 2 tahun, sedangkan cocopeat baru akan membusuk total setelah 10 tahun.
  2. Harga yang relatif jauh lebih murah dan sangat mudah didapatkan pada pusat-pusat penjualan produk pertanian. Sebagai perbandingan, 1 karung beras 25 kg berisi cocopeat pada tahun 2012, dihargai maksimal Rp.20.000, sedangkan 5 kg Chile moss kering mencapai harga Rp.750.000, pada tahun yang sama.
  3. Ikut menjaga kelestarian alam. Menggunakan cocopeat dan cocochip berarti ikut mengurangi sampah dan polusi dari sabut kelapa yang dibuang oleh industri-industri pengolahan kelapa, sedangkan penggunaan peat moss akan menggiatkan penambangan peat moss yang merusak lingkungan. Baca lebih lanjut tentang kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh penambangan peat moss di sini.
 cocochip
 Cocochip.

Kami menggunakan cocopeat dan cocochip sebagai media tanam bagi Kantong Semar-Kantong Semar kami. Pada umumnya, kami hanya menggunakan cocopeat saja untuk tanaman yang masih berukuran kecil. Seiring dengan pertumbuhan tanaman, kami akan menambahkan cocochip pada media tanamnya untuk memperkokoh daya cengkeram akar ke media tanam. Tanaman yang berukuran besar yang hanya ditanam pada media cocopeat, cenderung akan roboh karena sifat poros dari cocopeat itu sendiri. Cocopeat terlalu gembur untuk tanaman dapat berdiri kokoh.

Selain sebagai media tanam Kantong Semar, kami menggunakan cocopeat juga sebagai media semai biji Kantong Semar juga sebagai media propagasi vegetatif Kantong Semar (Stek batang). 

Selamat berkebun,

Edwin Dwianto - 08123254373, Online Nepenthes store

Monday, November 4, 2013

Ulat HongKong sebagai suplemen makanan bagi Kantong Semar

Dasar penulisan artikel ini, adalah
1) Studi literatur.
2) Sharing pengalaman pribadi.

"Apakah kita perlu memberi makan Kantong Semar kita ?". Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh hobiis Kantong Semar dan itu adalah pertanyaan yang bagus sekali.

Jawaban untuk pertanyaan diatas adalah "Ya" dan "Tidak".

"Tidak", karena Kantong Semar adalah tumbuhan pemakan serangga yang efektif sekali dalam menjebak mangsanya sendiri (Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut).

Dan "Ya" untuk Kantong Semar-Kantong Semar yang dipelihara di dalam green house atau rumah kaca, dimana masuknya serangga ke dalam green house atau rumah kaca tersebut sudah diminimalisasi. Lambat laun, Kantong Semar-Kantong Semar dalam lingkungan dengan ketersediaan mangsa yang minim seperti green house dan rumah kaca tersebut, bukan tidak mungkin akan kekurangan nutrisi dan pertumbuhannya tidak optimal lagi. Dalam hal ini, adalah perlu untuk memberi makan Kantong Semar kita, tiap beberapa waktu sekali.

Pada kebun Pitcher Of Paradise, kami menggunakan ulat Hongkong (Zophobas morio) (Inggris: superworm) sebagai pakan Kantong Semar-Kantong Semar kami. Berikut ini adalah beberapa topik yang melandasi pemikiran kami mengapa kami menggunakan ulat Hongkong sebagai pakan Kantong Semar kami.

Ulat hongkong
 Ulat Hongkong

Nutrisi yang dibutuhkan oleh Kantong Semar
Penelitian yang dilakukan oleh Knight. J. di Borneo Exotics, memaparkan percobaan tentang mencari nutrisi-nutrisi apa saja dan berapa jumlah yang optimalnya, yang dibutuhkan oleh tanaman Kantong Semar.

Dalam laporan percobaannya, Knight. J., melaporkan bahwa dia menggunakan nutrisi-nutrisi berikut untuk mengetahui efeknya pada pertumbuhan Kantong Semar.
  • Macronutrient: (N) Nitrogen, (P) Phosphor, (K) Kalium
  • Trace element: (Fe) Besi, (Mg) Magnesium, (Ca) Kalsium
Sayangnya, percobaan tersebut belum terselesaikan (2012), sehingga jumlah dari masing-masing nutrisi diatas belum dapat diketahui. Menurut Knight. J., percobaan tersebut belum dapat diselesaikan karena proses pengumpulan data yang membutuhkan waktu lama, mengingat pertumbuhan Kantong Semar yang digunakan sebagai objek percobaan terbilang lambat.

Walaupun penelitian Knight. J., tersebut belum memberikan kesimpulan yang pasti tentang jumlah optimal masing-masing nutrisi tersebut diatas, tapi penelitian itu setidaknya sudah memberikan gambaran kurang-lebih tentang nutrisi-nutrisi apa saja dibutuhkan oleh Kantong Semar.

Nutrisi yang terkandung dalam ulat Hongkong
Ulat Hongkong sebetulnya adalah larva dari kumbang ulat Hongkong. Penggunaan nama "Hongkong" tidak diketahui asal muasalnya, padahal habitat aslinya adalah di Amerika Tengah [1]. Ulat Hongkong secara umum digunakan sebagai pakan hewan-hewan pemakan serangga seperti burung dan reptil, karena kandungan nutrisinya yang cukup baik bagi burung dan reptil tersebut.

Siklus hidup ulat hongkong

Menurut situs glasgowgecko.co.uk dan examiner.com berikut ini adalah kandungan nutrisi dari ulat Hongkong.

Nutrisi ulat hongkong

Dari tabel diatas, kita dapat melihat bahwa ulat Hongkong memiliki semua nutrisi seperti yang disebutkan di dalam laporan penelitian Knight. J. diatas.

Sebetulnya, penggunaan serangga selain ulat Hongkong pun boleh saja digunakan asal serangga tersebut mempunyai kandungan nutrisi seperti yang dibutuhkan oleh Kantong Semar. Kami memilih ulat Hongkong hanya karena ulat Hongkong mudah didapatkan dengan harga yang sangat murah di toko-toko perlengkapan hewan peliharaan burung dan reptil. Selain itu, memelihara ulat Hongkong juga tidak sulit, sehingga kita bisa mempunyai persediaan pakan yang selalu fresh jika dibutuhkan.

Atas dasar itulah, kami memilih untuk menggunakan ulat Hongkong sebagai suplemen makanan bagi Kantong Semar peliharaan kita.

Mengapa tidak menggunakan pupuk saja ?
Beberapa hobiis Kantong Semar mungkin beranggapan bahwa adalah terlalu "kejam" untuk memberikan pakan hidup ke Kantong Semar peliharaannya. Tapi memang begitulah kodrat dari tanaman Kantong Semar, yaitu bahwa dia hidup di lingkungan yang minim nutrisi dan mencukupi kebutuhan nutrisinya dengan cara memangsa serangga.

Kami tidak sepenuhnya menentang penggunaan pupuk sebagai suplemen makanan untuk Kantong Semar, tapi perlu diketahui bahwa penggunaan pupuk yang berlebihan oleh orang yang tidak berpengalaman, bisa berakibat kematian bagi Kantong Semar tersebut. Sedangkan pemberian ulat Hongkong sebagai pakan Kantong Semar adalah tidak beresiko karena memang begitulah cara Kantong Semar mendapatkan nutrisinya. Bukan lewat akar, bukan lewat daun, tapi lewat kantongnya saat dia mencerna mangsanya.

Hasil yang ingin dituju oleh cara pemberian pupuk dan pemberian pakan berupa ulat Hongkong ke Kantong Semar kita pun sama, yaitu  Kantong Semar yang subur dan sehat, jadi mengapa harus ambil resiko ?.

Satu hal lagi, andapun tentu juga akan keberatan jika diberi makan tidak melalui jalur yang semestinya sesuai dengan kodrat anda kan ?, misalnya anda diberi makan melalui infus terus menerus dan tidak melalui mulut anda.

Tatacara pemberian pakan
Kurang lebih, biasanya dalam dua minggu sekali kami memeriksa secara acak Kantong Semar-Kantong Semar kami, apakah ada kantong baru yang terbentuk. Jika ada kantong baru yang terbentuk, maka kami akan memasukan satu hingga dua ekor ulat Hongkong ke dalam kantong baru tersebut, tergantung ukuran kantongnya.

Anda bisa menggunakan pinset untuk mengambil dan memasukan ulat Hongkong ke dalam kantong tanaman Kantong Semar anda.

Sejauh ini, kami mengamati bahwa memang pemberian pakan pada Kantong Semar memang bisa meningkatkan pertumbuhan dan ukuran kantongnya. Perbedaan yang paling jelas tampak adalah pada N. bicalcarata kami, dimana N. bicalcarata yang kami beri pakan, tampak selalu subur dan mampu membuat kantong yang besar-besar, sedangkan yang tidak kami beri pakan, kantongnya kecil-kecil bahkan sangat sulit untuk membuat kantong (Klik di sini untuk mengetahui lebih jauh).

Satu hal lagi, jangan khawatir bahwa pemberian makan dengan ulat Hongkong akan melayukan kantong dari tanaman Kantong Semar anda.

Pakan ulat hongkong pada kantong semar pitcher of paradise
N. (ventricosa x spectabilis) dan N. boschiana kami yang kami beri 
makan dengan ulat Hongkong.
Terlihat beberapa bangkai ulat Hongkong yang sudah
berumur beberapa minggu tercerna di dalam kantong
dan kantong yang mencernanya yang masih segar.

Bagaimana cara merawat ulat Hongkong ?
Jika anda membeli ulat Hongkong di toko penyedia perlengkapan burung dan reptil, maka hanya dengan uang ribuan Rupiah saja, anda sudah akan mempunyai ulat Hongkong yang cukup untuk memberi makan puluhan pohon Kantong Semar anda untuk selama beberapa bulan ke depan.

Cukup sediakan potongan kecil tomat (1 cm x 1 cm x 1 cm) (Atau sayur-sayuran apapun) untuk ulat Hongkong anda, untuk satu minggu. Hal itu sudah cukup untuk menjaga agar mereka tetap hidup dalam jangka waktu yang lama.

Atau, anda bisa juga memasukan ulat Hongkong anda ke kulkas (Bukan freezer). Hal itu juga bisa menjaga agar ulat Hongkong anda bisa tetap hidup dalam jangka waktu yang lama, tanpa anda harus direpotkan dengan memberi makan ulat Hongkong anda.

Kerugian memberi makan Kantong Semar dengan ulat Hongkong

Kerugian memberi makan Kantong Semar dengan ulat Hongkong (Dibandingan dengan pemberian pupuk) terletak pada waktu yang tidak sedikit dan ketelatenan yang harus disediakan oleh si hobiis Kantong Semar.

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, bahwa kami memberikan pakan pada kantong-kantong baru dari tanaman Kantong Semar kami, kurang lebih setiap dua minggu sekali. Itu berarti bahwa kami harus menyisir semua Kantong Semar-Kantong Semar kami yang jumlahnya sudah ratusan untuk mencari kantong barunya dan hal itu kami rasakan memang memakan banyak waktu. Tapi kami tetap merasa, semuanya itu sepadan pada saat kita melihat Kantong Semar kami yang subur dan sehat.

Selamat berkebun,

Edwin Dwianto - 08123254373, Online Nepenthes store

Tuesday, October 22, 2013

Memberi label tanaman Kantong Semar anda

Dasar penulisan artikel ini, adalah
1) Studi literatur.
2) Sharing pengalaman pribadi.

Nepenthes campanulata
Label pada N. campanulata kami.

Label adalah sesuatu yang terbilang penting dalam kegiatan budidaya Kantong Semar. Dengan label kita bisa mengakses info sebuah tanaman Kantong Semar yang kita miliki dengan cepat, baik itu nama Latin, tanggal pembelian, asal dan lain-lain.

Sebaiknya, pemberian label segera dilakukan setelah tanaman yang kita beli sampai ke tangan kita. Dengan demikian, semakin mengurangi resiko kelupaan.

1) Hal-hal apa saja yang harus dicantumkan pada label ?

Label tanaman dari Borneo exotics
Label kami dan label resmi Borneo Exotics.
Inset bawah kiri = Tampak depan
Inser bawah kanan = Tampak belakang

  • Nama Latin - diperlukan saat:
    • Pencatatan nama-nama induk yang dikawinkan saat kita melakukan pengawinan silang antar species Kantong Semar.
    • Tanaman sedang bermasalah dan kita ingin mencari solusinya. Mengetahui nama Latin dari tanaman kita adalah langkah awal untuk melakukan perawatan terhadap tanaman kita saat tanaman tersebut bermasalah. Bayangkan saja jika anda tidak mengetahui nama Latin dari Kantong Semar anda, maka anda akan sulit sekali untuk mencari info tentang apa yang harus dilakukan untuk merawat Kantong Semar anda.

  • Tanggal pembelian - diperlukan untuk mengetahui dengan pasti, sejak kapan Kantong Semar tersebut kita pelihara. Dengam pengetahui secara pasti umur pemeliharaan Kantong Semar dan lalu dibandingkan dengan kecepatan pertumbuhannya, maka kita bisa memperkirakan kesehatan dari tanaman tersebut. Kita bisa mengetahui pertumbuhan tanaman tersebut baik-baik saja, melambat atau bahkan stagnan (Berhenti) dengan bantuan info tanggal pembelian yang tercantum pada label Kantong Semar tersebut. Sehingga, kita bisa dengan segera melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk merawatnya.

  • Asal tanaman - Info 'asal tanaman' yang dimaksud adalah dari siapa anda mendapatkan Kantong Semar anda. Apabila anda mempunyai tanaman yang bermasalah, info 'asal tanaman' akan sangat berguna sekali, karena anda dapat langsung bertanya pada orang yang sudah pernah memelihara tanaman tersebut. Tidak ada yang lebih mudah dan cepat dalam hal mencari info perawatan suatu jenis Kantong Semar, dari orang yang pernah merawat Kantong Semar tersebut, kecuali memang anda mencabut Kantong Semar itu dari alam.

  • Dan bisa juga ditambahkan info tentang ketinggian habitat asal dan status konservasi-nya, seperti pada label resmi dari Borneo Exotics tersebut.
2) Pemilihan material label
Dalam hal memilih material label, perlu di perhatikan bahwa material tersebut harus tahan air, mudah dipakai, mudah didapat dan ekonomis dari segi harga. Material label yang mencakup keempat hal tersebut, sudah cukup untuk kebutuhan budidaya Kantong Semar kita.

Pada Toko online kami, kami juga menjual label untuk tanaman Kantong Semar anda. Silahkan kunjungi bagian aksesoris pada Toko online kami.

Toko aksesoris Pitcher of Paradise

3) Penulisan info pada label
Penulisan info pada label bisa menggunakan tinta permanen atau dengan penggunakan pensil. Yang penting adalah agar jangan tulisan yang kita tulis pada label tersebut luntur karena intensitas penyiraman yang kita lakukan setiap hari.

Spidol OHP
Contoh tinta permanen yang kami gunakan
untuk menulisi label tanaman kami.

Memberi label adalah satu langkah lagi yang benar untuk membudidayakan Kantong Semar dengan lebih baik lagi.

Selamat berkebun,

Edwin Dwianto - 08123254373, Online Nepenthes store

Saturday, October 12, 2013

Aplikasi lumut hidup sebagai topping media Kantong Semar

Dasar penulisan artikel ini, adalah
1) Studi literatur.
2) Sharing pengalaman pribadi.

Untuk dapat tumbuh dengan baik, secara alami Kantong Semar memerlukan media tanam yang ber-pH rendah (Media yang bersifat asam). Untuk dapat tumbuh dengan subur, Kantong Semar memerlukan media dengan pH antara 4.8 hingga 5.5 [1].

Masalah yang sering di hadapi oleh grower Kantong Semar adalah media yang seiring dengan bertambahnya waktu, menjadi tidak asam lagi, sehingga mereka perlu melakukan penggantian media secara berkala.

Media bisa menjadi tidak asam lagi karena penyiraman dengan menggunakan air bermineral tinggi, baik itu air tanah ataupun air PAM (Indonesian tap water).

Untuk menghadapi hal itu, maka diperlukan suatu cara sehingga para grower Kantong Semar bisa mengurangi frekuensi penggantian media mereka.

Cara yang kami usulkan untuk digunakan, berdasarkan pengalaman kami juga, ialah menggunakan lumut sebagai topping (Pelapis permukaan atas media tanam) media tanam Kantong Semar.

1. Mengapa menggunakan lumut ?
Menurut David Spain (Pakar lumut dunia) dalam blog-nya dan menurut wikipedia, lumut mampunyai properti-properti sebagai berikut:
  1. Mampu menyimpan banyak air.
    • Lumut kering dapat mengembang ukurannya menjadi 16 hingga 26 kali pada saat basah.

  2. Lumut hidup, aktif mengasamkan media tanam di bawahnya. 
    • Lumut hidup, aktif melepaskan ion Hidrogen (H+) ke media tanam di bawahnya. Menurut Washington, W., pH hutan lumut (Dalam hal ini adalah lumut Spaghnum sp) adalah dibawah 5.

  3. Anti gulma dan jamur.
    • Lapisan lumut yang tebal bisa menghambat pertumbuhan gulma dan jamur, karena biji-biji gulma dan spora jamur yang menempel pada lapisan lumut tersebut tidak bisa tumbuh karena kondisi yang terlalu asam. 
    • Mengapa gulma yang tumbuh pada pot Kantong Semar perlu dibasmi ?. Karena akar gulma tersebut berkompetisi dengan Kantong Semar kita dalam hal penyerapan air dan karena akar gulma yang invasive akan menyulitkan kita pada saat hendak melakukan pengepotan ulang. Akar gulma tersebut membelit akar Kantong Semar kita.
    • Berbeda dengan gulma yang berkompetisi dengan Kantong Semar dalam penyerapan air, lumut dengan kemampuannya menyimpan banyak air, justru menyediakan kelembaban bagi Kantong Semar kita.
Karena mempunyai properti-properti seperti diatas, maka lumut sangat cocok sekali dijadikan sebagai topping media tanam Kantong Semar.

2. Lumut apa yang sebaiknya digunakan ?
Masih menurut David Spain, lumut bisa dikelompokan menjadi dua kelas yaitu Acrocarp dan Pleurocarp. Kedua kelas tersebut sangat berbeda cara perawatan dan pertumbuhannya, dimana perawatan lumut yang tergolong Acrocarp adalah lebih sulit daripada perawatan lumut dari kelas Pleurocarp.

Selain itu lumut dari kelas Acrocarp juga mempunyai properti yang bertentangan dengan cara perawatan Kantong Semar pada umumnya, yaitu lumut dr kelas Acrocarp cenderung menyukai kondisi yang kering daripada lembab. Apabila lumut dari kelas Acrocarp diletakan pada kelembaban yang konstan sepanjang waktu, maka dalam beberapa minggu saja, lumut tersebut akan membusuk. Ditandai dengan menghitamnya lumut tersebut.

Jika lumut tersebut sudah membusuk maka lumut tersebut sudah kehilangan properti-propertinya.

Lumut acrocarp Kalimantan
Lumut dari kelas Acrocarp yang membusuk
karena terpapar kelembaban secara terus menerus.

Contoh lumut Acrocarp adalah lumut-lumut hutan Kalimantan yang banyak dijual oleh poacher Kantong Semar asal Kalimantan. Kami sendiri selama ini belum mampu merawat lumut dari kelas Acrocarp.

Lumut acrocarp Kalimantan
Lumut hutan Kalimantan yang merupakan lumut dari kelas Acrocarp.

Karena alasan tersebut diatas, maka kami menyarankan agar para grower Kantong Semar menggunakan lumut dari kelas Pleurocarp. Lumut dari kelas Pleurocarp yang paling mudah ditemukan dan dipelihara di Indonesia adalah dari genus Spaghnum sp. Knight. J, dalam penelitiannya juga menyebutkan tentang penggunaan Spaghnum sp yang bersifat asam sebagai media tanam Kantong Semar.

Berlainan dengan lumut dari kelas Acrocarp, lumut dari kelas Pleurocarp sangat menyukai kelembaban yang konstan, bahkan cenderung basah. Sehingga sangat cocok sekali untuk digunakan sebagai topping media tanam Kantong Semar yang sama-sama menyukai kelembaban yang tinggi.

Berikut ini adalah dua jenis Spaghnum sp dari koleksi kami. Kami tidak mengetahui nama speciesnya dan kami akan sangat berterima kasih juga ada dari teman-teman yang mampu mengidentifikasi Spaghnum sp kami tersebut. Sedangkan gambar yang bawah adalah lumut Pleurocarp kami yang lain, yang juga belum teridentifikasi speciesnya.

Spaghnum sp Spaghnum sp lumut

Lumut-lumut tersebut diatas dapat tumbuh dengan subur di lingkungan Low Land (0 - 300 meter diatas permukaan laut).

3. Bagaimana cara mengaplikasikan lumut sebagai topping media tanam Kantong Semar ?.
Lumut hidup dapat ditanam pada media cocopeat (Serbuk sabut kelapa) yang lembab.

cocopeat
Cocopeat kering.

Pertama-tama ratakan permukaan media tanam Kantong Semar anda, dengan cara menaburkan cocopeat secara merata di permukaan media tanam Kantong Semar anda. Lalu hentak-hentakan dan goyang-goyangkan pot anda, agar permukaan cocopeat benar-benar rata dan padat. Siram cocopeat anda hingga becek.

Media cocopeat sebagai media tanam Kantong Semar
Permukaan media tanam yang sudah rata dan becek.

Setelah itu, anda tinggal meletakan Spaghnum sp anda di atas cocopeat tersebut. Tekan-tekan dan sirami kembali setelah ditekan-tekan. Untuk dapat tumbuh dengan baik, Spaghnum sp yang baru ditanam, harus bersentuhan dengan mantab pada cocopeat-nya.

Jika anda sudah mempunyai koloni Spaghnum sp yang tebal sebelumnya, cara terbaik untuk memisahkan sebagian Spaghnum sp tersebut untuk dijadikan colony starter pada pot baru anda adalah dengan mencabiknya dengan tangan, jangan menggunakan gunting. Tarik saja Spaghnum sp tersebut hingga terputus dari koloni induknya. Menurut David Spain, hal itu menstimulasi Spaghnum sp yang tercabik itu untuk segera memperbaiki diri dan memproduksi rhizoid (Akar semu pada lumut). Spaghnum sp yang dipisahkan menggunakan gunting, akan lebih lama memproduksi rhizoid.

Nepenthes (mirabilis x neoguineensis)
Spaghnum sp yang baru ditanam sebagai colony starter
pada pot N. (mirabilis x neoguineensis).
Pot berukuran diameter 17 cm.

Setelah lebih dari 6 bulan, jika Spaghnum sp anda berhasil tumbuh, maka seharusnya luas Spaghnum sp anda sudah mencapai dua kali lipat dari luas saat pertama kali ditanam.

Nepenthes insignis
 Koloni Spaghnum sp yang berumur 8 bulan, pada pot N. insignis.
Pot berukuran diameter 17 cm.
Terlihat pot bebas dari gulma.

4. Apakah pengaplikasian lumut sebagai topping media Kantong Semar benar-benar mempunyai efek positif ?
Berdasarkan pengalaman kami, pengaplikasian lumut sebagai topping media Kantong Semar dapat mempercepat proses adaptasi dari species-species Kantong Semar Intermediate dan High Land serta hybrid-hybridnya, yang dipelihara di lingkungan Low Land.

Hal ini bukan berarti dengan menggunakan lumut, maka semua species Kantong Semar High Land bisa dipelihara di lingkungan  Low Land. Penggunaan lumut cuma mempercepat proses adaptasinya, tapi kemampuan adaptasinya tetap bergantung pada tanaman High Land itu sendiri. Jika dia bisa beradaptasi,  maka masa adaptasinya akan dipercepat. Sedangkan jika dia tidak mampu beradaptasi, maka penggunaan lumut pun tidak akan banyak berarti.

Nepenthes copelandii
N. copelandii (Habitat di ketinggian 1100–2400 meter diatas permukaan laut)
yang sudah kami pelihara di ketinggian 
30 meter diatas permukaan laut selama lebih dari 1 tahun.
Terlihat tanaman dalam kondisi sehat dan mau berkantong.

Pengaplikasian lumut sebagai topping media tanam Kantong Semar juga membantu untuk menjaga kelembaban dari media tanam itu sendiri. Kami bisa melihat bahwa Kantong Semar-Kantong Semar pada kebun kami yang menggunakan topping lumut pada medianya, cenderung mempunyai kantong yang lebih lebat daripada yang tidak menggunakan topping lumut pada medianya. Hal itu karena lumut mampu menyimpan kelembaban, yang sangat penting sekali untuk diperhatikan pada lingkungan Low Land.

Pengaplikasian lumut sebagai topping media Kantong Semar juga bisa digunakan sebagai alternatif penggunaan alat-alat misting pada kebun Kantong Semar di Low Land. Kebun kami tidak menggunakan alat-alat misting dan kami belum pernah ada masalah dengan Kantong Semar-Kantong Semar kami.

5. Bonus - Lumut juga bisa sebagai hobi sampingan dari memelihara Kantong Semar 
Bagi teman-teman yang hobi membuat terrarium, maka lumut bisa di gunakan sebagai hobi sampingan dari memelihara Kantong Semar, yaitu dengan menciptakan moss garden. Berikut ini adalah moss garden kami. Warna hijau segar dari lumut dipercaya mempunyai efek stress relief yang baik bagi anda [2].

Moss garden
Moss garden kami.

Selamat berkebun,

Edwin Dwianto - 08123254373, Online Nepenthes store

Tuesday, October 1, 2013

Sekam bakar sebagai media tanam Nepenthes

Dasar penulisan artikel ini, adalah
1) Studi literatur.
2) Sharing pengalaman pribadi.

sekam bakar
Sekam bakar

Para hobiis Kantong Semar Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan penggunaan sekam bakar sebagai media tanam Kantong Semar. Tapi apakah kita pernah mempertanyakan apakah memang sekam bakar tersebut cocok untuk digunakan sebagai media tanam Kantong Semar ?.

Berikut ini adalah beberapa ulasan tentang sekam bakar yang mungkin bisa menjadi pertimbangan para pembaca dalam penggunaan sekam bakar sebagai media tanam Kantong Semar.

Keasaman (pH)
Menurut Slither, D. komposisi kimiawi dari sekam bakar adalah sebagai berikut

Komposisi sekam bakar

de Souza, M. F. et al menambahkan, bahwa sekam bakar juga mengandung senyawa MnO (Mangan (II) oksida), walaupun dalam jumlah yang kecil. Durham R.L. juga mendukung pernyataan de Souza. M. F. et al tersebut.

Menurut Durham R.L. tingkat keasaman dari sekam bakar adalah hingga 8.4 (Acuan lain klik di sini). Dapat dilihat pada tabel diatas, bahwa komposisi sekam bakar, didominasi oleh senyawa-senyawa logam yang sangat berpengaruh terhadap tingginya derajad keasaman sekam bakar tersebut.

Sedangkan, kebanyakan Kantong Semar dihabitatnya, biasa tumbuh pada media dengan tingkat keasaman rata-rata antara 4.0 hingga 5.0 [1] [2]. Walaupun ada juga beberapa Kantong Semar, seperti N. villosa dan N. x alisaputrana, yang hidup pada tanah yang mengandung logam-logam berat, sehingga memang tanah tersebut bersifat basa/alkali [3].

Bisa di simpulkan bahwa sekam bakar tersebut terlalu basa/alkali jika dipergunakan sebagai media tanam bagi kebanyakan jenis Kantong Semar.

Media tanam yang terlalu basa/alkali akan menghambat penyerapan air pada akar Kantong Semar [4] [5] [6], yang bisa menyebabkan kekeringan tanaman jika media sekam bakar tersebut tidak disiram secara teratur dalam jangka waktu yang relatif lama.

Rob Cantley (Pakar budidaya Nepenthes tingkat dunia dan pendiri Borneo Exotics) juga sering menyarankan untuk menambahkan Miracid untuk menurunkan tingkat keasaman media tanam Kantong Semar [7].

Nutrisi (Unsur hara) dalam sekam bakar
Menurut analisis Suyekti (1993) sekam bakar, secara alami, mengandung zat-zat sebagai berikut

Kandungan nutrisi sekam bakar
Nutrisi dalam sekam bakar [8]

Ditunjukan juga melalui penelitian yang dilakukan oleh Wuryaningsih, S. et al, bahwa kandungan nutrisi sekam bakar tersebut, sudah cukup baik bagi pertumbuhan tanaman tanpa harus menambahkan nutrisi dari luar [Sumber idem nomor 8]. Dari penelitian-penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sekam bakar mempunyai nutrisi yang cukup tinggi untuk tumbuh kembang tanaman.

Kantong Semar pada habitatnya, biasa tumbuh pada tanah yang minim nutrisi. Sehingga, dikhawatirkan bahwa penggunaan media sekam bakar sebagai media tanam Kantong Semar, bertentangan dengan pola hidup Kantong Semar itu sendiri.

Berdasarkan pengalaman kami, nutrisi yang berlebihan pada media tanam Kantong Semar, bisa menyebabkan akar "gosong" dan kematian Kantong Semar itu sendiri.

Mangan (Mn)
Kehadiran logam berat Mangan dalam media Sekam Bakar juga merupakan tantangan tersendiri bagi penggunaan sekam bakar sebagai media tanam Kantong Semar. 

Menurut Millaleo, R. et al, logam Mangan merupakan mikronutrien yang membantu tanaman dalam proses metabolisme, terutama fotosintesis. Tetapi peningkatan jumlah mangan dalam tanah, dapat juga menimbulkan efek keracunan Mangan pada tanaman.

Masih menurut Millaleo, R. et al, efek keracunan Mangan pada tanaman, biasanya karena disebabkan oleh meningkatnya jumlah ion Mn2+ (Seperti dalam senyawa MnO yang terkandung dalam sekam bakar.) dalam tanah tersebut.

Efek dari keracunan Mangan pada tanaman meliputi bintik-bintik hitam/coklat pada daun (Inggris: necrotic spot), berkumpulnya senyawa MnO pada sel epidermis daun dan batang sehingga membentuk kutil-kutil, ujung daun yang mengering dan terganggunya pertumbuhan akar [9].

Kesimpulan dan saran
Dengan melihat beberapa hal diatas, maka kami bisa menyimpulkan bahwa sekam bakar sebaiknya tidak digunakan sebagai media tanam Kantong Semar.

Jika memang anda ingin memakai sekam bakar sebagai media tanam Kantong Semar, maka kami menyarankan agar
  • anda mencampur sekam bakar tersebut dengan media lain seperti cocopeat dan lumut untuk menurunkan derajad keasamannya
  • anda lebih sering menyiram Kantong Semar anda yang anda tanam pada media sekam bakar.
  • anda melakukan pengepotan ulang Kantong Semar anda lebih sering untuk menghindari penumpukan logam Mangan pada media tanam anda.
Omong-omong, pernahkah anda mengalaminya, Kantong Semar yang anda tanam pada media sekam bakar, pada awalnya baik-baik saja, tapi setelah beberapa bulan mulai menunjukan gejala-gejala penurunan kesehatan, seperti tidak mau mengantong, daun mengecil dan bahkan akar yang gundul ?.

Selamat berkebun,

Edwin Dwianto - 08123254373, Online Nepenthes store

Rujukan: www.dpi.vic.gov.au; http://hubcap.clemson.edu; lenntech.com; http://www.ctahr.hawaii.edu